Friday, 4 July 2014

ajak, bukan memaksa

berdakwah? bagi aku, dakwah satu tanggungjawab yang berat. manakan tidak, aku sendiri pun perlu didakwah, perlu belajar, perlu mendalami ilmu agama.
ilmuku hanyalah sedikit, dan aku jahil tentang agama. aku masih belajar dan terus belajar.

maafkan lah jika aku menolak untuk berada dalam satu organisasi dakwah. bukan kerana mempertikaikan organisasi tapi diri ini terasa amat asing, janggal dan hina berada dalam kalangan kamu yang kebanyakkannya mengetahui ilmu.

maafkanlah diri ini yang berterus terang kepada kalian. bukan untuk menunjukkan diri ini tahu segalanya, bukan jua menyatakan kesalahan kalian, tapi hanyalah untuk membantu kalian dalam berdakwah.

mungkin kalian tidak sedar akan kesalahan yang telah dilakukan. tapi tahukah kalian banyak hati yang terluka dengan dakwah kalian?

seandainya diri ini tidak menegur kalian, mungkin kalian tidak akan menyedarinya. mungkin kalian membenci diri ini, namun apakan daya. diri ini perlu menegur cara kalian berdakwah..

dakwah haruslah dengan lemah lembut, tidak memaksa. cubalah untuk mengajak orang yang didakwah mencintai ilmu agama terdahulu. barulah ajak mereka menutup aurat.
tapi percayalah, seandainya mereka mendalami ilmu agama, dengan automatic nya mereka akan menutup aurat.
bukan mereka tidak tahu akan aurat, tapi mereka tidak mempunyai kekuatan untuk berubah, mungkin malu, mungkin juga takut.

dan juga aku pinta kepada pendakwah sekalian, cubalah fahami meraka. berkawan dengan mereka, janganlah berada bersama-sama kalangan kamu sendiri. maksudku, cubalah dekati mereka, janganlah terlalu assabiah. janganlah menghina mereka andai mereka tidak mahu mendengar apa yang kalian dakwahkan.

maafkan jika ada yang terasa, namun sudah ku perhatikan kebanyakkan kalian mempunyai sikap assabiah. 
sekali lagi maaf. mungkin ada yang tidak bersikap sedemikian, mungkin jua hanya pendakwah disekeliling aku yang mempunyai sikap ini.

bukan mempertikaikan mereka, namun sikap inilah yang membuatkan kami, orang biasa yang dahagakan ilmu agama ini, merasakan diri ini hina untuk berada dalam kalangan kalian. 

mohon maaf andai ada yang terasa. kita sama-sama berusaha menjadi baik yee bukan dengan cara menghina, memaksa, tapi menerima dengan hati terbuka.

jangan dipaksa mereka dengan kekerasan, tapi tunjukkan contoh teladan dan kata-kata yang tidak menyakitkan. :)